Tika aku di sini

Tika aku di sini
Memandangmu, menunggumu, memanggilmu, merinduimu, mencarimu, mendakapi, berbicara denganmu, melagu pilu. Syukurku atas pertemuan itu, redhaku atas perpisahan itu, doaku yang terbaik buatmu..amin

Bisikan ombak..

Pada nyanyian ombak malam yang memukul pantaiku cuba coretkan sebuah harapan sebuah nukilan....dan perasaan yang tidak pernah luntur dari sudut hati, mesra pada senyuman…

Tidak hairan akan mereka yang tidak sudi mendengar…entah pada siapa ingin ku tuju coretanku..Entah lurus entah tidak bicara ku…ada budi ada ingin ada sudi berbicaralah kita..

Walaupun pada nada dan irama yang berbeza..Sukarnya meramal perasaan ku sendiri…zahirku tidak terucap..Demi masa berjalan gagah…ku susuri dengan lesu. Ku kutip ku atur dengan penuh ketabahan. Ku susun ku kumpul menjadi simpulan madu, menjadi ukiran kukuh dan menjadi hiasan pujukan jiwa…

Bisikan rasa..

Bila hati menyentuh rasa yang sama, jiwa melahirkan perasaan yang indah.. Bila kata mengusik minda akal mengujudkan reaksi berbeza.. Hati, jiwa, akal dan minda bersimpul mati menjadi satu.. Carilah sebutir permata dalam timbunan kaca walaupun dijarimu terluka.. tiada cinta yang lebih hakiki selain cinta Ilahi…

Bisikan perindu...

Rindu ku susut di celah nyanyi angin kasih, kutaruh di pura waktu, bermusim ku simpan resah. Biar waktu dan pasir itu berserakan. Biarkan cahaya itu memancar menyala pada suram alam maya.

Engkau tiba bagaikan pelangi, tak bercahaya namun kau berseri. Tapi cukup menghiburkan hati ini... Seharian bersamamu tak terasa saat yang berlalu. Bagai pelangi petang kau kan pergi jua...

Wednesday, March 28, 2007

Luka Yang di Lukai


Luka Yang di Lukai

Kalau luka jari kakimu
tersepak batu,
kulitmu berlumur
darah menyembur,
bangun kau!
Jangan kau gentar pada batu.
Dengan tanganmu
baling seterumu sejauh mau.

Jangan kau biar bisa di kaki
menular meracun hati.

Batu semacam itu akan terus ada
menyekat jalanan mu di mana-mana
Kau harus waspada
mengorak langkah setiap masa.

Lihatlah, pada jari kakiku
yang sering terlanggar batu.
Lukanya sudah lama berlalu.
Parutnya masih di situ.
Bagiku, luka tidak bisa lagi
Alah batu kerana biasa.

Kalau tikanya tiba
bisa di kakimu mencengkam jiwa,
datanglah kau pada airmataNya
kerana disitu kau akan ketemu
pengubat segala yang terlara!
"When you REALLY want something, sometimes you have to swim a little deeper....You can't give up just because things don't come easy...You have to overcome the obstacles and face your fears...

But in the end, it's all worth while! Life is full of ups and downs, but if you believe in yourself you will always come through with flying colors.

Value friendship, love, and faith. Never underestimate yourself. If you follow this advice you can never go wrong!"


nasihat seorang sahabat...
Cinta

jika ditanya tentang cinta
macam-macam lah jawapan nya
ada cinta yang bawa ceria
ada cinta yang sanggup merana
sanggup berkorban apa saja
hilang kawan hilang keluarga
lebih baik cinta pada yg Esa

hidup ini penuh pancaroba
kiri kanan masalah saja
jangan lah derita kerna cinta
kerana cinta bahagia

kalau benar cinta itu buta
siapa kah jadi mangasanya
kalau cinta itu cinta setia
nangis ketawa sama hahahah
kalau kita boleh beli cinta
berapa pula harga nya
alangkah indah kita dicinta
kerana hidup kita lebih bahagia....



Misteri Cinta

sungguh suatu misteri, mengapa kita jatuh cinta. Juga suatu misteri, bagaimana itu terjadi. Bagaimana awal mulanya. Mengapa ada cinta yang terus tumbuh dan ada yang patah. Kita bisa menganalisis misteri ini, mencari alasan-alasan dan penyebabnya tapi dengan begitu kita justru jadi menyisihkan keindahan yang tersimpan dalam pengalaman tersebut.

Seperti halnya hidup ini bukan sekedar susunan tulang dan otot serta impuls-impuls elektris dalam tubuh manusia, cinta pun bukan sekedar hasil dari minat, daya tarik, dan persamaan-persamaan yang dimiliki oleh dua insan. Dan seperti halnya hidup ini merupakan pemberian yang datang dan pergi pada waktunya sendiri, kedatangan cinta pun mesti dianggap sebagai pemberian misterius yang tak bisa dipertanyakan selok-beloknya.

Setidaknya satu kali dalam hidup ini, anugerah cinta mendatangi kita dalam bentuk seutuhnya. Kita akan mengenggam dan menikmatinya dalam seluruh keindahan yang tak terkatakan. Inilah yang kita semua impikan. Tetapi lebih sering terjadi cinta itu datang mengenggam kita, menikmati kita sesaat, lalu pergi lagi.
Terlalu sering kita mencoba meraih cinta itu dan memenjarakannya, menolak untuk melihat bahwa cinta adalah anugerah yang diberikan dengan sukarela dan juga bisa pergi begitu saja.

Kalau cinta tidak lagi bersemayam di dalam hati, atau orang yang kita cintai merasa roh cinta itu sudah berlalu, terkadang kita berusaha keras merebut kembali cinta yang sudah lepas itu, bukannya menerima anugerah tersebut apa adanya, dan melanjutkan kehidupan. Pada saat itu kita menginginkan jawaban . Why? Kita ingin tahu apa yang salah dengan diri kita sehingga orang yang kita cintai tidak mencintai kita lagi. Kita berusaha keras memberikan arti atas apa yang terjadi, tapi tidak ada arti apapun di luar cinta itu sendiri.

Seandainya kita jatuh cinta pada seseorang dan orang tersebut tidak mencintai kita, bersikaplah baik pada diri kita sendiri. Tidak ada yang salah pada diri kita, hanya saja cinta tidak memilih untuk hinggap di hati orang yang kita cintai. Itu saja.

Kalau seseorang jatuh cinta pada kita dan kita tidak mencintainya, tersanjunglah bahwa cinta datang mengetuk di pintu, tapi tolaklah dengan lembut anugerah yang tidak dapat kita balas tersebut.

Kita semua bisa merasakan kepedihan dan kebahagian yang sama. Kalau kita jatuh cinta pada seseorang dan orang itu jatuh cinta juga pada kita, lalu cinta memilih untuk berlalu, jangan coba untuk meraihnya kembali, ataupun menilai siapa yang salah.

Biarkanlah berlalu. Pasti ada alasannya. Kita akan tahu pada waktunya, tapi biarlah waktu sendiri yang memilih saatnya.
Kita hanya bisa menerima saat cinta memasuki kehidupan kita dengan segala misterinya. Rasakan bagaimana cinta memenuhi diri hingga berkelimpahan, lalu ulurkan tangan dan lepaskan dia.
Kembalikan dia kepada orang yang telah menumbuhkannya di dalam diri kita. Cinta mempunyai waktunya sendiri, musimnya sendiri, dan alasan-alasannya sendiri untuk datang dan pergi. Kita tidak bisa menyuapnya, memaksanya atau membujuknya untuk tetap tinggal. Kita hanya bisa merangkulnya saat ia datang dan membaginya.
Tapi kalau ia memilih untuk pergi dari hati, tidak ada yang bisa kita lakukan. Berbahagialah ia datang dan tinggal sesaat dalam kehidupan kita. Kalau pintu hati kita biarkan terbuka, ia akan datang lagi.
zua april 2007

Tuesday, March 27, 2007


Kalaulah diri ini seperti embun, agaknya diri ini akan lebur sebelum fajar terbit. Ya Allah kiranya yang aku tanggung penuh luka ini adalah sesuatu yang sia-sia disisiMu, lenyapkanlah, padamkanlah….. namun kiranya rasa kasihku ini adalah dalam redhaMu, mekarkanlah selalu meskipun diri ini harus bertarung antara bahagia dan derita. Mungkin diri ini lemah daripada setitis embun… tiada kekuatan menghadapi malam yang gelap sepi dan dingin, malam yang tanpa kehadiran bulan dan bintang…. tiada kekuatan untuk menanti meskipun ada KESETIAAN di hati.

Dan perasaan itu sama ada bahagia atau cinta, derita atau kecewa, kalaulah boleh diambil dan dicampak sekehendak hati ini… maka pastinya tiadalah yang bernama derita. Tiadalah istilah sengsara. Cinta derita, bahagia dan kecewa ini sesungguhnya ialah anugerah yang mencorakkan insan seperti pelangi.

Bukanlah kudrat hamba melawan takdirNYa. Luka di hati memang Tidak terucap. Tidak tergambar. Tidak terluah hanya dengan kata-kata. Mata yang memandang, tidak sama dengan hati yang menahan tangisan perpisahan. Meskipun ibarat telah mati, malangnya jasad masih bernyawa, nadi masih berdenyut, darah masih merah mengalir. Lalu luka itu biarlah aku yang merasainya.

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, walau cinta adakalanya membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam. Dimana ada cinta disitu ada kehidupan; manakala kebencian membawa kemusnahan. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali sebuah kepercayaan.

KERANA cinta itu bukanlah sesuatu yang kita pinta. Semuanya lahir dengan kehendakNya Yang Maha Esa. Kehendak yang hanya datang dan pergi dengan izin daripadaNya.

Segala pintu masa lalu telah tertutup. Semua lorong serasa sunyi seolah tiada pernah berpenghuni…. pintu masa depan belum tiba. Terlalu sukar untuk memaafkan kesilapan hari kelmarin dan ketakutan untuk menempuh hari esok, kerana yang ada hanyalah hari ini… esok lusa belum tentu abady.
Lama aku berdialog dalam hati sendiri. Mempersembahkan pertanyaan demi pertanyaan dan permohonan demi permohonan kepada Allah Al-Haq. Aku cuba bangun dari sejadah, mengumpul semangat untuk bernafas seperti biasa. Aku gagal! Rasa rindu menguasai akalku. Lalu tanpa rasa putus asa, kugagahkan juga jasadku untuk bangun dan menuju ke pintu. Membuka pintu perlahan-lahan dan melabuhkan duduk ke kerusi yang terletak di beranda. Menyandarkan belakang ke kerusi, aku mendongak ke langit. Air mataku kembali bercucuran di pipi.

Aku cuba merapatkan kelopak mataku dan membukanya kembali. Berharap air jernih yang bertakung di kelopaknya akan jatuh dan aku mampu membiarkan cahaya purnama menerobos masuk ke dalam anak mataku. Namun air yang bergenang itu tidak mahu surut. Bertakung, menitis dan mengalir lagi sehingga semuanya kelihatan kabus di pandangan.

Sering kali aku berkata pada diri, tidak ada lagi yang menghargai diri ini. Tidak ada lagi yang menyayangi. Tidak ada lagi yang mahu menyingkap gelodak rasa yang membantai dada. Siapalah aku untuk dihargai, disayangi dan diambil hati. Yang mahu jadi sangga pada kecondongan ku. Kalau ada pun, tak mungkin hati dan diri ini mahu difahami.

Kusebut namanya dengan nada suara yang lahir dari hatiku yang paling dalam. Semakin aku berjuang untuk membuangnya, semakin aku gagal. Jadi biarlah kuikutkan kata hati ini. Menyebut namanya bertalu-talu. Hingga akhirnya tangisan lukaku berhenti dengan sendiri. Sesegar angin di sepertiga malam itu menyusup masuk ke liang romaku…..

Tuhan…
Walau kemana pun aku berlari
Walau kemana aku pergi
Walau aku terbang tinggi
Namun aku tetap begini
Mengharapkan ehsanMU Ilahi
Dalam mengejar cinta ini
Yang sarat dengan rindu hati
Maafkan aku
Tidak terkias pelangi tenang
Menyusuri dunia yang kau sentuh

Ingin lebih lama
Menyemai rindu kemboja
Ingin lebih lama merasakanmu lebih dalam
Dalam waktu detik
Sejauh bahkan ribuan hari
Aku ingin lebih dekat denganmu
Waktu yang semu
Yang banyak membunuh ruang
Yang kelewat tersisa untuk kita

Bukankah kau temukan sebuah hidup
Pijaklah rumput rumput hijau
Temukan jiwa kosong dalam mimpimu
Kelak mimpiku nanti terisi
Dan diisi jiwa jiwa dari masing masing kita

Kerana aku kekasih
dan engkau yang aku kasih
maka ku cipta bait bait indah
buat engkau wahai kekasih

Kerana aku kekasih
dan engkau yang aku kasih
ku cipta lagu rindu buat mu
biarpun mungkin sekadar berkumandang dijiwaku

Kerana aku kekasih
dan engkau yang aku kasih
ku cipta taman puisi semerbak mewangi
agar angin meniup cinta ku pada mu

kerana aku kekasih
engkau insan yang aku kasih
ku mahu engkau mengerti
yang cinta ku tak pernah berbelah bagi
Hanya untukmu…yang kucintai

z'2007

Thursday, March 22, 2007

Telah berapa hari langit menangis....sendirian merenungi titik titis yang menitis ku biarkan rintiknya mercik dikakiku....sejuk terasa ke tulang sum-sum...air yang mencurah turun mengalir ke longkang-longkang sehinggalah ke akhir pengalirannya...jika tidak itu kesudahannya bumi ini telah lama tenggelam memusnahkan sekaligus makhluk-makhluk yang menghuninya....dalam hujan yang masih menggila ku biarkan hatiku merawang jauh dengan keajaiban ciptaanNya....hujan yang mencurah bagai isi hati sendiri yang menangis dan menangis cuma bezanya airmataku yang mengalir tidak terus kelongkang-longkang....ada masanya menitis ke pipi ku sapu dengan jari jemariku...dan kadang bila mencurahnya menitis kuseka dengan bajuku sendiri...dan ada masanya jatuh jauh kedalam hatiku sendiri...ah!yaAllah apalah yang kutangiskan...jika hari ini aku berkata akulah manusia yang paling malang...malah dimasa yang sama cuma tempat yang berbeza ada lagi manusia yang lebih malang dari diriku sendiri...cuma belum aku temui, atas sebab itulah aku berkata hanya akulah yang paling malang ditika ini...

Tidak bersyukur kah aku pabila sering menangisi suratan nasib ku sendiri....?tidak redhakah aku dengan takdir Ilahi...?apalagi yang boleh aku katakan...selain bersyukur dan menerima pukulan nasib dengan rasa sabar...sabarkah aku...?hanya sanya Engkau yang lebih mengerti perit luka hatiku ini...ingin kukongsi dengan orang yang aku kasihi...tidak tergamak rasa hati membiar mereka merasa luka yang sama...bukan kerana kasih aku tak sanggup...bukan kerana kasihan aku mengagihkan rasa luka ini...tetapi perit lukanya jika aku sendiri merasakan tidak tertanggung apakah adil jika mereka juga kuheret sama untuk merasainya...kejamkah aku dengan membiarkan mereka juga merasa luka yang aku rasa...katanya, bahagia juga anugerah...luka juga punya anugerah...jika itulah yang dikata anugerah akan kudakap semuanya biar perit lukaku sirna berterbangan bertebaran diseluruh pelusuk isi alam ini....jika singgah dibumiMu yang bertuah jadilah pohon yang rendang berbuah....jika singgah dilautMu yang menghampar saujana jadilah pulau yang indah....

Ya Allah! Jadikanlah hujan ini sebagai nikmat dariMu buat kami dan janganlah Engkau jadikan hujan ini sebagai satu musibah atau bala ke atas kami. Hanya padaMu aku bermohon dan kepadaMulah aku minta tolong.Ya Allah! Siang telah berlalu dan kini malam datang menjelma. Matahari telah lama hilang berganti dengan bulan dan bintang. Rehatkanlah tubuhku dan tenangkanlah fikiranku. Dengan nama Engkau Ya Allah yang menghidup dan mematikan aku

Wednesday, March 21, 2007

Diantara kau dan aku....

Diantara kau dan aku...
Kututup kebimbanganku dengan kepastian diantara kita...

kurajut benang asmara atas nama cinta yang kita miliki...
kuberikan cinta, sayang, dan kepercayaanku kedalam hub kita,
agar kelak diantara kau dan aku tak ada lagi jarak yang membentang....
genggamlah aku dalam mimpimu
dan engkau dalam rinduku
sebelum kabut menyingkap
relakan nafas bersatu lagi..

aduhai hati..
sebenarnya lah engkau adalah pautan hati
sehingga nafas berhembus dalam gegar gemala
pantasnya engkau berdiam dalam kalbuku
dan aku dalam hatimu..
Dengan cengkerik yang terus bernyanyi dan kiranya merintih saat malam menjelang di antara gelap, menjulangnya pohon-pohon yang meliuk melambai, dan mahkluk-mahkluk malam tak tersebutkan. Dan malam ini, dengan harapan yang tinggi berserta doa pada Allah agar diberkati diberi secebis ketenangan ke dalam hati yang penuh keluh kesah ini. Rasa rindu yang direnjiskan ke dalam jiwa ini sentiasa membara walau di mana berada. Ya Allah!! Aku bermohon dengan berkat nama-namaMu, mukjizat nabi-nabiMu, dengan wasilah kekasihMu maka perkenankanlah doaku ini. Ya Ilahi!! Sesungguhnya Engkaulah tempat tujuan ku dan keredhaanMu yang kucari. Kurniailah aku hambaMu yang lemah ini dengan ketenangan agar tidak berkeluh kesah dengan duri ranjau kehidupan ini. Sungguh limpahilah daku dengan taufik dan hidayahMu agar perit jiwaku sirna dipuput bayu...dengan kuasa yang ada padaMu sisipkan kasih bayu dalam hati dan jiwa ini agar jiwaku tidak gelandangan dalam titik noktah bersama pencarian kasih...

Selamat datang! kasih.....sungguh aku amat merindukan mu.....jenguklah slalu jiwa yang selalu berkeluh kesah ini...damaikan jiwa itu dengan kasihmu...duduk-duduklah diserambi itu perhatikanlah dimana jiwa itu bermain selalu di hutan rahsia dengan kolam yang jernih airnya ikan-ikan bermain riang...tetapi kenapa jiwa itu masih menangis...?kenapa jiwa itu masih resah...?kenapa jiwa itu masih lara....?kenapa jiwa itu masih takut dengan lena diulit mimpi ngeri...? carilah kasih dimana dulu jiwanya yang damai...seperti pagi yang menyambut malam dengan riang..seperti bunga-bunga yang berkembang mekar selepas hujan malam...kemanakah jiwanya yang dulu..?

Jauh jiwaku merawang….bernyanyi sendiri di kesunyian. Di antara jalan-jalan panjang yang selalu kulewati, saat aku mencari jawapan akan kesunyian yang kusenandungkan. Jalan-jalan panjang yang selalu menyambut bingungnya hatiku, resahnya nafas, dan jantungku yang tak beristirehat dalam resah, memburu panas. Bercinta dengan jalan-jalan panjang yang berliku, panas membakar dan penuh rahsia seperti alam, dikelilingi dinding-dinding putih sisa keagungan dan kejayaan masa lalu. Dinding-dinding putih yang turut terjaga saat aku melewati jalan-jalan itu di kesunyian malam. Dinding-dinding yang bertanya mengapa jiwaku resah. Mengapa jiwaku tak beristirehat seperti jiwa-jiwa lain.

Aku tak boleh. Kataku. Jiwaku yang tenang disembunyikan sunyi dan laranya nafas. Aku tak boleh beristirehat sampai kunci kutemukan dan jiwaku tenang kembali. Jalan-jalan ini masih panjang, dan masih banyak yang belum kujalani. Jalan yang keras, panas, dan membahang saat siang. Jalan yang kelam, dingin, dan tak nampak berujung di sebuah titik saat malam bernyanyi dalam dakapan alam. Jalan-jalan ini masih ingin kujalani.

Mungkin kunci itu tercicir di salah satu jalan-jalan ini. Kunci yang membuka gerbang jiwaku yang tenang, agar nanti aku boleh mendamaikan jiwa ini dengan ketentuanNya.
Tak begitu banyak bertanya.

Mungkin nanti aku akhirnya boleh membuka kunci tenangnya jiwa, agar nanti aku tak takut jiwa ini terus bernafas dalam resah dan cemas. Aku lelah menjadi dan berjalan dalam cemas. Ratusan malaikat kematian menunggu mu mati, saat kau berjalan dalam cemas. Dunia yang biasanya sejuk dan tenang, akan menjadi panas dan membakar. Semua kerana cemas yang kau rasakan. Jiwamu tak beristirahat dengan tenang di antara segala kecemasan hidup.

Aku masih ingin berjalan di selusur jalan-jalan berliku ini. Siang, pagi, malam, saat petang menjelang. Berjalan hingga aku lupa wujudku. Berjalan hingga tubuh ini mengurus dan memucat. Berjalan hingga nanti saat itu kutemukan. Agar dahaga ini hilang, dan kunci ketenangan itu kutemukan. Dia, kunci itu, tak ada dihujung pelangi. Aku tahu hujung pelangi itu tak ada. Dan aku tak mau mencarinya kesana. Membuang waktu mencari di kaki pelangi, yang tidak ada.

Aku yakin, jalan-jalan ini akan menuntunku ke sana. Aku yakin masih banyak yang belum kulihat, dan kurasakan. Di antara malam, siang, pagi, dan saat petang menjelang-pasti kutemukan. Kunci itu. Pasti akan kutemukan. Di antara jalan-jalan ini. Di antara panas, dan dingin yang menyejukkan. Pasti akan kutemukan. Mungkin saat itu aku sudah memucat, mengurus, dan kehilangan senyum di balik wajahku. Tapi aku yakin, aku pasti menemukan kunci itu. Di jalan-jalan ini. Mungkin dibalik dinding-dinding putih itu.

Dalam duniaku yang bersinar di antara biru, putih, hitam, dan kelabu, aku masih menanti semuanya bersinar terang. Seirama dengan bulan, dan aku tahu hatiku akan terus hancur. Hati ini memang dibuat untuk itu. Cinta datang dan pergi, semuanya berlalu seperti angin. Aku masih merindukan seseorang itu, berjalan melewati waktu…..Hati ini akan terus terluka. Tak ada hati yang tak terluka.




Tuesday, March 20, 2007

Dikesempatan mentari ada, menyerlahkan kuning cahaya, memberi peringatan, buat makhluk semua, sebentar lagi kan gelita, gerimis lalu menyerlah rupa, adakah semua sudah bersedia?

Hadirmu pelangi senja, menyejuk minda memukau mata, bayu berhembus meniup rindu, gurindam luka menyiksa jiwa, kita menghitung jalurannya, cantik sungguh gabungan warnanya,..sungguh milik Allah semua kecantikan, keindahan dan kebahagiaan....
Ku tulis namamu di langit,
Hilang ditiup angin.
Ku tulis namamu di pantai,
Hilang di pukul ombak.
Tapi, bila ku ukir namamu di hati,
Ia akan kekal buat selamanya...

Jadilah manusia yang cantik jiwanya,kerana alam raya ini indah

Pemandangan bintang-bintang di langit sangatlah indah. Hal ini tidak dapat diragukan lagi. Keindahan yang sangat menarik hati. Keindahan selalu berubah dengan beraneka macam warna pada waktu yang berbeza-beza. Keindahan di pagi hari berbeza dengan keindahan di waktu maghrib. Keindahan waktu terbit matahari berbeza dengan keindahan waktu terbenam matahari. Keindahan malam purnama berbeza dengan keindahan malam tanpa cahaya rembulan. Keindahan langit yang cerah berbeza dengan keindahan langit yang diliputi awan. Bahkan keindahan itu berbeza pada jam tertentu dengan jam yang lain, pandangan tertentu dengan pandangan yang lain, dari bilik tertentu dengan bilik yang lain. Semua itu adalah keindahan dan semuanya harus dinikmati dengan renungan.

Bintang yang kelihatan menyendiri nun jauh di sana bagaikan mata yang indah berkilauan memancarkan kecintaan dan seruan. Dua bintang yang lain di tempat yang berbeza seolah-olah saling bersahutan. Kelompok-kelompok bintang yang lain bertebaran disana-sini, bagaikan kumpulan orang-orang yang sedang berbincang nun jauh di sana cakerawala langit.

Rembulan yang pada awal kemunculannya di suatu malam-malam berikutnya, hingga sampai pada puncak kebulatannya kelihatan begitu cerah. Setelah itu ia mulai berkurang dan mengecil, hingga kelihatan bagaikan di awal kemunculannya dan di malam terakhirnya ia hampir tidak muncul sama sekali.

Ruang angkasa ini tidak akan pernah membuat manusia bosan memandangnya dan pandangan manusia tidak akan sampai pada penghujungnya. Sesungguhnya itulah keindahan iaitu keindahan yang dimiliki oleh manusia untuk dinikmati. Akan tetapi manusia tidak dapat menggambarkan keindahan dan kebahagiaan yang mereka perolehi dengan untaian kata-kata.

Milik siapakah hati ini...

Tenanglah,segala sesuatu berjalan dengan ketentuan dan takdir

Tiada suatu kegembiraan pun yang engkau rasakan
bersifat kekal dan tiada gunanya bersedih hati
kerana ia tidak akan mengembalikan
orang yang tiada kepadamu

Sebahagian dari apa yang dikatakan Dale Carnegie, sebagai ganti dari iman terhadap qadha dan qadar adalah, bahawa seseorang sepatutnya berkata kepada orang-orang yang ditimpa musibah agar menghimpun semua tenaganya untuk menghadapi segala bencana, sebagaimana sikap sekumpulan kerbau dan batang kurma bila terluka. Kaedah yang disarankan oleh Dale Carnegie dapat dimaafkan apabila mengingatkan dia belum mengenal cara perubatan yang ada pada kita.

Suatu hari aku bersikap menolak untuk menerima urusan yang seharusnya aku hadapi. Aku merasa sangat bodoh. Akhirnya aku pun memberontak, membantah, marah dan mengubah malam-malam hariku menjadi sengsara yang membuatku susah tidur. Setelah mengalami penyeksaan psikologi, akhirnya aku menuruti kemahuan yang pasti itu, yang sejak awal aku tahu bahawa hal itu tidak boleh berubah. Kemudian aku mengingat apa yang telah dikatakan oleh seorang penyair:

Alangkah indahnya bila kuhadapi
kegelapan, hujan, kelaparan,
segala macam musibah,
kedukaan, cacian dan teguran
sebagaimana yang dihadapi oleh haiwan
dan sebagaimana yang dihadapi
oleh batang-batang pohon

Sesungguhnya aku pernah menghabiskan dua belas tahun umurku bersama haiwan ternakan. Aku tidak melihat seekor lembu betina yang kesusahan atau bersedih kerana padang rumput terbakar atau kering kerana sedikit hujan. Aku juga tidak pernah melihat ada sapi betina yang bersedih kerana ditinggalkan oleh sapi jantannya yang merayu sapi betina yang lain. Sesungguhnya haiwan menghadapi kegelapan, bencana, angin taufan dan kelaparan dengan tenang dan sabar. Oleh kerana itulah, jarang haiwan yang mengalami tekanan mental atau menderita pelbagai penyakit.

Aku..?sedihkah aku ditinggalkan...?
kompang dihati berpalu sendiri...

Sunday, March 18, 2007

Wahai Kasih Kekasih

Aduhai sayang……Mengapa rindu hati tidak tertahan tatkala kuntuman cinta mula mewangi. Bauannya memenuhi setiap ruang kehidupanku ini. Bagaimana mungkin dapat kutahan apabila ia mula semerbak di kamar malam sewaktu kesepian datang bertamu menjengok diri yang sendiri.

Wahai kekasih…..Sesungguhnya pepohon cinta ini kupagar rapi. Temboknya tinggi dari kalam Ilahi. Air siramannya sesejuk salji daripada keikhlasan hati di jalan suci. Bajanya kujaga sendiri dengan taqwa yang meliputi pintu kesedaran diri.

Wahai pujaan…..Ketahuilah olehmu bahawa cinta ini kuikat suci. Segalanya kuserahkan pada Ilahi untuk menentukannya. Aku hanya seorang manusia yang merancang Cuma dan demi Allah cinta ku ini hanyalah semata-mata kerana Dia. Dan kusandarkan cintaku pada mu ini dalam rangka mencari cintaNya Yang Maha Suci.

Aduhai penawar hati…..Aku ini manusia sepertimu jua. Tiada lebih di sisi Tuhan Yang Maha Tinggi manakan terdaya aku menahan ujian yang mendatang dan siapalah aku di sisiNya untuk mempertikaikan ketentuan dariNya. Di manakah tempatku di sisiNya apabila tiba saat pertemuan nanti. Sesungguhnya hanya doa yang mampu kulakukan bagi mengharap belas dan kasihanNya di hari yang tiada bayangan selain dari bayanganNya.

Wahai pengubat jiwa…..Betapa berharganya keindahan hidup ini tatkala bunga-bunga kematian mula berputik. Begitu bernilainya sebuah kesihatan pabila kengiluan mula menjalari seluruh urat saraf ini. Oleh itu, tiada lagi nilainya dunia ini selain dari mengharapkan keampunan Allah terhadap dosa-dosa lalu.

Aduhai kekasih, aduhai sayang……Mungkinkah ternoktah sudah ikatan cinta ini kiranya maut itu terlebih dahulu menyapaku? Mungkinkah kematianku ini menandakan bahawa tamatnya sebuah cinta suci yang telah terbina di atas dasar Ilahi ini? Atau pemergianku ini dengan membawa sebuah cinta yang tak kesampaian dan segeluk sayang yang bakal menjadi kenangan.

Dengarlah wahai penawar……Mahukah dirimu mendoakanku nanti tatkala aku berhempas pulas menjawab soalan malaikat yang bertanya? Mahukah engkau melapangkan kuburku sejauh mata memandang dengan doa-doamu atau hanya ingin membiarkan aku dihimpit kuburan sehingga berselisih kedua-dua tulang rusukku?

Aduhai pujaan…..Kini telah kubuktikan betapa sucinya cinta ini dengan membawanya bersama kematianku menuju ke lahad. Akan ku bawanya berjumpa tuhan Rabul Jalil untuk dinilaiNya cinta yang kusemai diatas cintaNya. Dan mahukah engkau membuktikan ketulusan cintamu padaku hanya keranaNya dengan mengirimiku segugus doa yang berkekalan dan berpanjangan rahmatNya ke atasku. Semoga dengan jasa ikhlasmu itu, tuhan mencatatkan bagimu di Luh sebuah pertemuan denganku nanti di sana disebabkan sucinya cintamu oleh kerana cintaNya Yang Maha Agung.
“Ampunkan aku ya Allah, ya Hannan, ya Mannan! Berikanlah aku kekuatan dan hidayah untuk mengharungi semua ini. Apalah ertinya aku hidup untuk mengasihi makhlukMu melebihi daripada aku mencintaiMu. Peliharalah diriku daripada terjerumus ke lembah itu, lembah yang menjauhkan kita, yang menjarakkan diriku daripada diriMu. Kerana bukan senang untuk memupuk cinta kepadaMu. Bukan mudah untuk meletakkan cintaMu dihatiku yang lemah lagi tak berdaya ini. Maka sekali ketakutan ini datang, lindungilah aku ya Allah. Lindungilah hambaMu yang tidak berdaya ini….”

Sesuatu yang dapat kita pelajari daripada sebuah percintaan yang berlandaskan sekeping hati suci ini ialah, cuba memurnikan hati dengan menerima kesilapan orang lain sebagai pengajaran dimasa akan datang… bukan sebagai hukuman.

CINTA yang hanya wujud tetapi tidak mungkin bersatu jasad. Cinta lama yang kembali bergema dihati ini. Gembirakah hati ini bila mengenang sesuatu yang telah pergi dari hati ini!...

KERANA cinta itu bukanlah sesuatu yang kita pinta. Semuanya lahir dengan kehendakNya Yang Maha Esa. Kehendak yang hanya datang dan pergi dengan izin daripadaNya.

AKU tanpa cintaMU

AKU tanpa cintaMU

Telah ku mungkiri janjiku lagi
Walau seribu kali
Ku ulang sendiri
Aku takkan tempuh lagi
Apakah kau terima cintaku lagi
Setelah ku berpaling
Dari pandanganMu
Yang kabur kerna jahilnya aku

Mengapa cintaMu tak pernah hadir
Subur dalam jiwaku
Agarku tetap bahagia
Tanpa cintaku tetaplah Kau di sana
Aku tanpa cintaMu
Bagai layang-layang terputus talinya

Telah ku mungkiri janjiku lagi
Walau seribu kali
Ku ulang sendiri
Aku takkan tempuh lagi
Apakah kau terima cintaku lagi
Setelah ku berpaling
Dari pandanganMu
Yang kabur kerna jahilnya aku

Masihkah ada sekelumit belas
Mengemis kasihMu Tuhan
Untukku berpaut dan bersandar
Aku di sini kan tetap terus mencuba
Untuk beroleh cintaMu
Walau ranjaunya menusuk pedih

Melapangkan...

Bukankah kami telah melapangkan
untukmu dadamu?
dan kami telah menghilangkan daripadamu
bebanmu,
yang memberatkan punggungmu?
dan kami tinggikan bagimu sebutan (nama) mu
karena sesungguhnya sesudah
kesulitan itu ada kemudahan,
sesungguhnya sesudah kesulitan
itu ada kemudahan,
maka apabila kamu telah selesai
(dari suatu urusan) kerjakanlah dengan
Sungguh-sungguh (urusan) yang lain.
dan hanya kepada Tuhanmulah
hendaknya kamu berharap.

~Alam Nasyrah~Melapangkan

Saturday, March 17, 2007

ingin sekali
aku mengutip
sisa- sisa yang tertinggal
dari jejak-jejak lalu
yang terukir tanpa aku sedari

aku ingin sekali
menyusur liku-liku yang bersimpang
biar jejak-jejak itu
aku hapuskan
aku kuburkan
agar tiada lagi
renget-renget halus
yang melebari dalam bayangan
dalam mimpi usang
dan lorong yang kabur

biar pun
di penghujung nya
aku akan hilang arah
dari hujan lebat yang datang

akan aku hitung saat-saat itu
meski dalam kepayahan gerak nya
dari getar yang tiada menentu
beralun dan bergelombang
sedangkan samudera
tiada mengenal erti simpati

jika esok aku tiada
simpan lah ingatan itu
dan lakarkan di kanvas
sebuah kehidupan
yang tersungkur
bersama detik malam yang dingin

aku ingin lena di sini
biar duri-duri menikam
tidak lagi melukakan
tidak lagi memedihkan

semalam
aku terlupa menghitung waktu
aku terlena dalam bisik- bisik lembut
lantas
aku kebasahan
dalam bahang yang membara

biar pun
suara- suara itu semakim jauh
semakin tidak menentu
semakin keliru

dan yang tinggal
hanya memori
yang beralas debu-debu halus
dan terbiar bersama waktu

Benarlah Kata itu...

dari seawalnya..
langkah ini telah bermula
dari jalan yang berlumpur dan berdebu
dengan kaki yang tidak berlapik
merempuh ranjau duri-duri
yang kadangkala meragut hati..
terlalu bererti
dengan getir pengalaman
pada sebuah perjalanan..

di saat-saat begini..
hanya mampu kusandarkan diri
pada kerakusan yang terus
mengekori perjalananku
dan bila aku merenung kembali
kata-kata seseorang terhadapku
ianya membuat aku terluka
namun adalah benar kata itu
"dalam dunia ini..bukan hanya engkau
yang menderita..banyak lagi..
tak perlulah kau suarakan"
lantas aku terfikir
benarlah kata itu
cuma aku yang tiada pernah bersyukur..
“ Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui segala­-galanya. Sama ada yang zahir dan yang tersembunyi. Yang nyata mahupun rahsia.”

“ Wahai Tuhan Yang Maha Mengetahui segala rahsia, Engkau Maha Mengetahui akan hal ku ini. Bantulah aku dalam mencari diri. Aku tidak tahu siapakah diriku ini dan bagaimanakah aku berada disini.”

“ Wahai Tuhan, hanya padaMu tempat aku berharap dan bermohon. Janganlah Engkau biarkan aku sendirian dalam menghadapi hidupku ini.

Wahai Tuhan Yang Maha Mendengar segala rintihan hamba.”
Wahai Tuhan kami, janganlah jadikan hati kami condong kepada kesesatan setelah Engkau memberi petunjuk kepada kami dan kurniakanlah kepada kami rahmat di sisi Engkau kerana Engkaulah Maha Pemberi. Wahai Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk pembalasan pada hari yang tidak ada keraguan. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.

Wahai Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul kerana itu masukkanlah kami dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi tentang keesaanMu.Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, nescaya kami termasuk orang-orang yang rugi.

Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmatMu, dan Engkau adalah Maha Penyayang.
Sayang menguntum kasih, kasih membuka harapan, harapan memberi kekuatan, kekuatan tuk hidup, hidup untuk beribadat. Allah sisipkan rindu,kasih, dan cintaku hanya padaMu,kurniakan aku kekuatan tuk menempuh segala cubaan di duniaMu, peliharalah kami agar sentiasa di dalam ketakwaan...amin

Gelap malam berhikmah jua, cerah siang membuka mata, merah senja buat kita berjaga-jaga, rahmat alam pabila hujannya, langit mendung bukan salah sesiapa, syukurlah kita kerana kita masih bernyawa dan punya segala, alhamdulillah...
Saat engkau sedari,tiada erti hidup ini, usah kau ragukan, ku ada di sini..

bicara insan biasa...sekadar membaca dan mencoret luahan hati mereka...em..ye...

Pabila fajar menyinsing kutunggu kamu, pabila dhuha hadir ku doakan kamu, pabila zhohor menyinggahi ku menantimu, pabila asar menyusuri ku mengenangimu, pabila senja berlabuh aku meredhaimu, pabila malam menyapa ku khabarkan padanya aku jua tidak ke mana, setia di pinggiran sana. Lalu cahaya rembulan syahdu menyinari wajah kasihku bercahaya...di mata dan di hati kita bersama.

Friday, March 16, 2007

Kerana kau
ku masih disini
kerana kau
ku bisa menangis

Ye lagu yang berkumandang dicorong lap top ku kini....'kerana kau ku bisa menangis...' ye..hehehe...kuatkah kau...kuasa apakah yang kau ada sehingga mampu buat aku menangis berharian mengenangkan mu....kuasa sakti apakah yang kau ada sehingga kini aku tak mampu melupakan mu...seraut wajah yang selalu kurindu...seraut wajah yang setia kukendong kehulu-kehilir walau sarat dengan luka yang kini bernanah namun kenapakah tak bisa kulepaskan dari bahuku yang melecet dengan beratnya beban luka itu...seraut wajah juga kini cuba aku lupakan...namun wajahmu dicelah batu-batu kebal yang tak bisa kurobohkan....seraut wajah juga yang ingin terus kuhapus terus dari pandangan.....namun masih setia mengiringi tiap langkahku seperti dayang-dayang yang setia bila dipanggil raja...setia disuruh apa saja.....setia walau bukan dalam kehendaknya...

Andai masa dapat kuundur.....andai luka dapat kurawat sendiri tentu telah lama sembuhnya...tidak akan membengkak mengusung nanah...akan kualirkan ia kesatu arah yang aku sendiri tidak akan melihatnya lagi....ya..andai itulah yang mampu ku lakukan...itulah yang pertama sekali aku lakukan...tetapi seperti kata kasihku...luka juga indah..luka juga anugerah..luka juga meriah..luka juga punya seni tersendiri...ya..bersyukur aja ya dengan apa yang ada...kuatkan imanmu kerna kau tak pernah sendiri dalam menanggung luka itu...


Hehehe..luka itu indah bukan...?ya indah..?dalam tertawa kau bisa menangis...dalam tidur kau bisa terjaga.....selamanya punya tenaga walau tidak pernah menyentuh apa...kuasa apakah yang kau ada..?dik kerana kuasa luka menjadikan kau manusia perkasa...?menjadikan kau megah dengan setia luka...?menjadikan kau tuli dengan semua tunjuk cara...?menjadikan kau buta pada cahaya yang setia menyuluh mu dalam kegelapan..yang setia menyuluhi gelap malammu walau terkadang cahaya itu juga ada lukanya...ada juga robeknya...tetapi kemana disimpan lukanya yang terpendam hanya untuk suluhan kasih sayang walau dirinya sendiri terkadang goyah dengan carik-carik serpihan kehidupan yang menuntut sejumlah kesabaran....

Seharian kini aku menghabiskan masa tuk menulis...menulis..dan menulis....otak dah diluar pembekuan....tak tau la..apa yang kutulis ini hanya menjemukan...mungkin juga memualkan..kerna yang tercatit hanya cerita kelukaan...tiada seni.. tiada keindahan pada warna-warna yang kusam kelam...luka hanyir yang mengalir lesu dilorong-lorong kusam...tapi seperti kata kasihku...bila hatimu terluka alirkan kelukaan itu pada penulisanmu kerana disitu kau akan leka dan dapat melupai luka yang kau rasa.....akan sedikit terobat kelukaanmu...


Lupakah aku pabila menulis ini...?hai andailah rasa itu seperti burung yang boleh kita halau sesuka hati tentunya telah lama ia kuusir jauh...jauh...dari seluruh kehidupan ku....tetapi apalah daya kadang ia indah datang menjengah diingatan..walau kadang datangnya mencarik kembali luka-luka yang telah hampir sembuh...luka yang tinggal parut tetapi masih terasa kesan kelukaan...andai ianya benar seperti yang dikata...satu anugerah...maka aku pasrah dan merelakan luka itu menjadi tetamu yang tak diundang...berumah tanggalah pada badan yang mengering kontang...datang lah sesuka hatimu...masuklah...duduklah sesuka mu disudut mana saja yang kau mau...buatlah seperti rumahmu sendiri...bila kehausan buatlah airmu sendiri...pabila kelelahan baringlah diperaduan ku yang lesu dari kayu-kayu gaharu...bila kepenatan keletihan berehatlah ditaman itu...taman kasihku padamu...taman yang dulunya meriah dengan kicauan beburung...harum dengan baunya mawar kasih...kini lorong-lorong itu sepi seolah lorong yang menuju kekuburan...dari jauh nisan-nisan putih berserakan...daun-daun kering bersepahan berterbangan ditiup angin....dibawah sepohon kemboja yang rendang sebuah pusara sepi dengan tanahnya masih merah dan basah...belum ada tanda batu nisan..tanda penghuninya baru sahaja meninggalkan alam maya ini...pusara yang sepi,tanah yang masih merah,tiada lagi nisan sebagai tanda simati adalah kasih kita...bersemadilah dengan tenang disana...dan disuatu masa aku akan kembali untuk menulis diatas nisan... inilah 'kubur korban percintaan'.
Petang yang suram.......langit seakan menangis pabila hujan turun mencurah-curah tanpa henti....hujan yang mencurah, hati yang terus menangis bagai sahabat sejati seiring dalam pengembaraan kasih sejati...angin yang menghembus dingin tubuh terasa...dalam kepasrahan ku akur dengan ketentuanMu...walau hati payah menerima..jasad kaku terbujur lesu mengendong sedih yang tak pernah berkesudahan...ruh seakan mati tapi jasad masih bernyawa untuk merasa pedih luka mengalir lesu sungai darah yang merah...

Hai yaAllah...sungguh Engkau Maha Pengasih...Maha Penyayang sungguh derita dengan ujianMu...bantulah aku hambaMu yang lemah tuk bertatih dalam jiwa luka yang perih...jangan tinggalkan aku pabila iman goyah berlutut dikatil maut.....limpahkan kasih rahmatMu dalam membungkus liang rasa yang merobek luka lalu alirkan darah merah perkasa....baluti hatiku dengan kasihMu yang tak pernah jemu mengunjungi daku walau aku sering terleka mengingatimu...kurniai daku kasih para kekasih yang mencintai daku setulus kasih agar perit sirna lenyap bagai debu yang berterbangan...

Lalu disini apa lagi yang dapat kucoretkan..warna hitam bukan hatiku...putih bukan kelabu...suram alam maya menyambut malam diperaduan...lalu aku kesendirian berhiba dibawa ingatan silam...sungguh...akukah pungguk yang sentiasa merindukan kehadiran sang bulan...?setia didahan yang usang melangut dalam sepi malam melihat cahaya indahmu...walau ku tau kau nun diatas sana berseri dengan beribu bintang yang gemerlapan meneman mengelilingi menghiburkan mu...aku jua yang terleka didahan sepi...

Setianya aku disini disetiap malam menunggu kau muncul lagi seperti hari-hari selalunya.....indah cahayamu...memukau seri laku...dalam luka yang tak pernah diagihkan bahagia jua yang kulambakkan agar tidak nampak parut-parut luka yang meruntun rasa....senyum dalam keterpaksaan tuk mengaburi mata-mata lesu yang memandang penuh kasih..penuh simpati jiwa yang luhur yang maukan aku terus hidup...terus tabah...usah rebah bangun dalam kesakitan...sedar dalam mimpi ngeri lenaku...tangan-tangan yang menunjuk arah hala tujuku agar tidak terus kesesatan dalam terik siang...teraba-raba dalam gelap malam...


Dengan kudrat yang tidak seberapa mana apalah yang dapat ku dambakan padamu kasih-kasihku...selain sedulang derita dan sejambak luka... bunga-bunga yang telah hilang serinya...senja yang sebentar lagi beburung pulang kesarang....pagi yang menyambut malam dengan tangisan kelukaan...bunga-bunga kemboja yang telah hilang harumnya....pepohon yang telah kekeringan....laman-laman dulu yang bersih dijaga rapi kini berserakan dengan dedaunan kekeringan....taman-taman yang dulu indah dengan bunga-bunga kasih mekar mengharum kini sepi tanpa dijejaki lagi....kolam yang dulu air jernih tempat anak-anak ikan berenang kegirangan kini kering ketandusan.....kemanakah keringnya dulu air yang dingin buat pembasuh mukaku...penyejuk bahang mentari...kemanakah dulu-dulu anak-anak ikan yang berlari keriangan......semuanya bagai menyepi....hilang pupus lenyap dari pandangan dalam sekelip mata seperti mimpi ngeri yang mengejutkan agar aku tidak terus terlena.....cubitlah pipiku...ah...sakit...bukan impian...bukan hayalan cuma....


Ya Allah,tempatkannya di tempat yang mulia
Tempat yang kau janjikan nikmat untuk hamba Mu
Sahabatku akan ku teruskan perjuangan ini
Walau ku tahu kau tiada di sisi

Perjuangan kita masih jauh beribu batu
Selagi roh masih di jasad hidup diteruskan


Lama duduk terpaku tak tau apa harus kucoretkan...benarlah manusia ini tidak sehebat mana...bila diri terus diuji dunia seakan mati sekali...matahari yang panas terik dirasakan dingin bak salju...bulan yang indah cahaya malamnya dikata terus suram...bayu yang lembut mengelus dikata ribut puting beliung...gunung yang megah berdirinya dikata tiada lagi kegagahannya...laut yang luas terhampar saujana dikata telah surut airnya.....atau airmata ku yang mengalir terus ke muara lalu menjadi laut yang tenang tanpa riak gelombang...sesekali menghempas menghancur segala rasa....tanpa pulau yang dikata selalu dengan keindahannya....batu-batuan yang telah melumut tempat singgah sang camar kala petang melabuhkan sayap kepenatan...nun disana matahari mula melabuh tirai sekejap lagi gelap suram mengganti alam maya...senja yang mula merangkak malam kan menjelma...

Lalu bulan tetap setia muncul pada daerahnya yang tersendiri.... melangut aku sendirian memandangmu....dengan bunga kecintaan ingin kuraih mu dalam dakapan ku semahunya...dengan jemari kasihmu sapulah airmata ini yang terus menitis menitis dan menitis.....dengan azimat cinta mu rangkullah aku sekuatmu agar hilang segala getar ketakutan... jangan lelah meniupkan semangat kekuatan pada pohon yang hampir menyembah bumi...pada dahan yang hampir mereput...pada bunga yang telah berguguran...pada debu yang berterbangan....pada debunga kasih yang berserakan...pada pucuk yang kelelahan mencari ruang tuk terus hidup dengan hukum alam...

Kasih kekasih jangan kau menyisih bila sesuatu diluar kehendak mahumu...bukan pintaku...bukan mahuku...diluar sedarku...namun ku punya hati walau sering disakiti...tetapi itu tak bermakna aku juga harus menyakiti hatimu yang suci...mengasihiku dengan ketulusan...setia bersama unggas malam...cengkerik yang bersahutan....saat seisi alam sunyi dengan selimut mimpi indah yang sempurna...menopang matamu yang telah kelayuan....jasad mu yang telah jerih keletihan seharian dengan tugasan....meneman sang gemala yang kesunyian...yang kesakitan...yang kesedihan...agar indah lenaku....dakaplah aku..rangkullah aku dengan kasihMu yang kudus...sesungguhnya diri ini telah keletihan diperjalanan ini...jangan biarkan aku tercari-cari arah tuju...dilorong-lorong yang penuh debu...dionak yang berduri memagut kakiku meninggalkan parut luka yang merobek sakitnya....dilembah yang menenggelamkan diriku yang kelemasan...

Pada lorong yang sepi....padang yang ditinggalkan...bangku yang sepi tanpa pengunjung lagi...marilah kita sisip bilah-bilah kasih buat peneduh perit siang matahari...buat pelindung sejuk dingin malam...buat penghadang bayu yang kadang keganasan...bangunkan cinta perkasa dari celah reruntuhan batu kerikil yang tajam pasti ada masanya menyucuk tangan dan kaki untuk tinggalkan kesan luka yang merobek layar kesetiaan...jangan undur walau kakimu goyah...tulangmu patah..tangan kudung bertongkat paruh bersayap jua...

Salam Kasihku...
Dulu kau bagai raja
namamu dipuja disinggahsana
dijaja penuh sopan mulia
kemana pergi
ada insan mengiringi nanti

Kini kau masih jua raja
namun punya rakyat yang tak setia
jua sekeping hatimu yang terluka

Istana
hulubalang
dan dayang-dayang khayalan cuma
titah perintah
tiada penyambutnya
diri mu seakan patung
punya naluri kosong
minda seakan rentung
termamah api tanpa puntung

Esok kita kembali semula
pada ladang
pada padang yang kian sepi
mengumpul menyusun
serpihan jerami
untuk kita tenun
menjadi permaidani
lalu kita hamparkan
buat simpuhan
dan mengerti hari hadapan
penuh cabaran

Terima Kasih..

terima kasih
kerna sudi memberi sedikit kegembiraan buatku
terima kasih
kerna memberi secebis kasih atas nama sahabat
terima kasih
kerna sempat hadir dihati ini
terima kasih
kerna cuba memahami diriku
terima kasih
kerna sudi menumpangkan diriku disudut hatimu
terima kasih
atas harapan yang ditaburkan

tapi aku tetap aku
yang telah beku dan hangus akan hatinya
dan aku tetap aku
yang senang sepi sendiri
membungkam tanpa memberi ruang buat seorang kamu
maafkan aku.....

tapi hati ini telah lama beku
keras seperti konkrit
amat payah untuk difahami
biarkan aku sendiri
biarkan.... biarkan.....




Biarpun ada yang mengatakan; keluhan itu teman para fatalis tetapi dia juga tahu, setiap makhluk mempunyai cara melunasi harga yang dituntut batini. Janji, cara itu tidak melanggar hukum. Dan, dia menganggap mengeluh itu masih tidak bertentangan hukum lantaran dia selalu ingat, dia mengeluh bukan sampai lupa fitrahnya sebagai manusia. Mengeluh tidak membuatkan dia putus asa.

Ingatlah...kalau pun awan mendung berarak sudikanlah beri laluan sementara, buat mentari menyinar mengeringkan titis- titis kerinduan yang turun selepas hujan menjauhkan kegelapan di segenap sudut-sudut hati yang suram.

Biarpun...nanti siang berganti malam namun sesungguhnya, ketahuilah olehmu hadirnya aku di halaman ini bertapak dan diamnya seketika menghala ke destinasi kenangan lalu. Tiada insan lain yang wujud kecuali wajahmu jua di hatiku.


Ya..di celah nikmat dunia ini..
dalam meneliti bebunga keinsafan..
barang siapa yang memperbaiki batinnya
maka Allah akan memperbaiki lahirnya,
barang siapa Allah tujuannya,
maka dunia akan melayaninya,
sesungguhnya janji Allah benar belaka...

Ya allah,
jika aku jatuh hati pada kekasih-mu,janganlah biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-mu.

Ya allah,
jika kau halalkan aku merindui kekasih-mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-mu.

Selawat dan salam ke atas Rusulullah junjungan yang mulia serta keluarga baginda berserta sahabat-sahabat...para tabiin..dan solihin...semuanya ..selamanya.

Sekiranya kita cinta kepada manusia,tak semestinya manusia cinta kepada kita,

Tetapi sekiranya kita cinta kepada Allah, nescaya cinta allah tiada penghujungnya.

Sekiranya kita cinta kepada manusia, kita akan cemburu kepada orang yang mencintai orang yang kita cintai, tetapi sekiranya kita cinta kepada Allah,kita akan turut mencintai orang yang melabuhkan cintanya kepada Allah juga.

Wednesday, March 14, 2007

Sebenarnya, tidak ada apa yang perlu dirisaukan. Kegagalan yang dianggap menghancurkan hati pada ketika ini tidak lebih daripada riak-riak kecil di tengah gelombang pengalaman dalam lautan kehidupan pada masa hadapan.
Usah diratapi pada sebuah perpisahan tapi tangisilah pada sekelumit pertemuan kerana tanpa pertemuan tak akan wujud perpisahan. Mengertilah bahawa pertemuan tidak menjanjikan keriangan manakala perpisahan bukan beerti kita akan kecundang untuk selamanya. Oleh itu terimalah hakikat setiap pertemuan pasti akan berakhir dengan perpisahan.

Kalau sahabatmu setia kepadamu, bersyukurlah! kerana pertukaran siang dan malam telah menganugerahkan engkau kekayaan yang kekal.
karana tak ramai insan menunggu untuk sama-sama memamah kepedihan dan kesakitan...kalau ada yang berbuat begitu dialah sahabatmu...kita menghargai mereka itu..

Kenangan...

kenangan....

telah lama ku lewati jalan itu
segala kenangan banyak ku simpan buat diri ku
segalanya sering bermain di mata
ada kala aku rindu dengan keindahan itu
kedamaian yang membuat hati ku tenang

tapi telah jauh aku tinggalkan ia sepi
harus kah aku kembali menerokai nya semula
apakah kan aku perolehi kedamaian itu
atau
biarkan ia berlalu dilipatan kenangan....

sayang
aku tahu kau kan setia menanti
tapi aku tak pernah meletakkan sebarang harapan
kerna aku senang dengan apa yang ada kini
aku tak mengharap apa-apa
sekadar sebuah persahabatan nan abadi....
salam ukhuwwah yang berkekalan.... amin

Aku Adalah Camar...

aku adalah camar...

aku bagai camar yang bebas berterbangan berkawan-kawanan di persisiran pantai
lalu hinggap di layar lara digamit kesepian teramat sangat....tapi kebebasan itu sering mengikat membuat ia lali dari segalanya persekitaran yang ramai membuat ia berlagu sepi......

namum ia tetap
sabar dan tabah hadapi segalanya
moga kan terbit suria
memberikan ia sinar kebahagiaan nan hakiki
entah kemana haluannya kini membawa diri entah ke mana.....


Assalamulaikum wbt...
salam dari kejauhan...apa khabar agaknya diri orang disana...?sihat...?sejahtera...?menyepi...?moga kamu dalam peliharaanNya selalu baik dalam tidur maupun dalam jaga.
awak..
lama sungguh menyepi diri...rembulan jauh terlindung...tidak mau lagi muncul kan diri...telah bosan menjadi lilin terang menyinar menyuluh kegelapan orang lain...jika itu yang mampu kita lakukan dihayat ini...anggaplah kita berpahala kerana mampu membuat insan lain bergembira untuknya....kerna hati yang menangis siapa yang tahu....?
jika dikata bulan itu indah suci....suci lagi satu ikatan persahabatan...bagaimana mungkin untuk kita memutus satu ikatan yang suci...?mampu kah kita menolak takdir yang telah tertulis di luh mahfuz...?terlupakah kita sebaris ayat yang berbunyi..'kun fayakun...'? jika Dia berkehendak jadi,maka jadilah ia...?
awak..
jangan menyepi diri...menjauh diri...mengasing dari keindahan yang tersendiri...kamu tidak pernah keseorangan...kamu lupa ya...?ikatan persahabatan itu tidak akan putus walau kematian itu galang gantinya....kamu tau itu bukan...?jadi mengapa begitu merendah diri...?sedang kita dimata Dia tiada kelebihan maupun kekurangan...duduk sama rendah,berdiri sama tinggi....jika satu masa nanti jasadku ditakdir hanya berbalut kain kapan putih kamu jga sama...tubuhku juga sepi dilubang gelap jauh terasing dari orang2 yang disayangi...kamu juga begitu...kita sama bukan...?jadi mengapa begitu tega mengatakan dirimu tidak punya apa2...?
awak..
awak silap pada msg saya yang ada saya menyebut 'melukut di tepi gantang'...saya bukan kata awak...jgn salah sangka.saya tidak pernah sekasar itu dgn mana2 sesiapa pun.saya berkata 'untuk diri saya'.saya maksudkan diri saya.ye la..saya ada atau tidak tidak menambah apa2 pada kehidupan seharian awak...siapalah saya...tanpanya saya...air tetap terus mengalir..bunga tetap terus berkembang...angin tetap bertiup...burung tetap terus berterbangan....begitu jika diibaratkan diri ini.
awak...
terima kasih dgn msg pertanyaan...doa2 yang tulus...ada masa saya dapat membalas..ada masanya terbiar.namun ianya tidak pernah terbiar sepi.ia tetap tersemat di hati ini...kasih ingatan seorang sahabat untuk diri yang serba lemah ini...terima kasih.hanya Allah yang mampu membalas budi baikmu itu...bawalah badan kemana-mana...tinggalkan hati dengan Allah.begitu jugak antara kita...walau kemana...walau dimana..walau bagaimana...kamu tidak pernah saya lupa.InsyaAllah selagi hayat dibadan,selagi mata belum tertutup untuk memandang indahnya bunga2 berkembangan sehari selepas hujan malam......selagi telinga mampu mendengar derunya angin kasih membawa perkhabaran rindu.....
awak..


oct 9 2006

Maaf Zahir Batin

assalamualaikum wbt..
terima kasih.walau attachment nye tak boleh open.saya tak tau apa isi dia.pada awak juga selamat berpuasa dan selamat menyambut syawal bakal tiba.saya tau kegembiraan menyambut syawal tentu tidak seperti di tahun2 lepas kerana bari kehilangan adik tersayang.dia telah tentu ditempatnya yang abadi,kita yang tinggal jgn bersedih.awak jaga diri..balik nanti hati2 org ramai jgn apa2 yang tidak baik berlaku pada awak.moga selamat sampai dan selamat kembali berkerja semula.ok.


****
waalaikummusalam wbt..

xleh open..? sorry wak..nnti sy sent yg lain..mmg tahun ni tak sambut raya pun...xde persiapan apa pun..xde semangat nk raya..
sebelum ni bila arwah ada sume persiapan raya utk dia sorang...maklum la adik bongsu...tp tahun ni sunyi sepi...xde lagi dgr suara ketawa dia..
xde lg beli bunga api utk dia...baju raya utk dia...nak menaip ni pon rasa nk menitik airmata...mak ayah sy lg la..bila buka puasa je nangis...ingat sume makanan kegemaran dia...tahun ni saya dan family raya di Kelantan..nk hilangkan kesedihan mak dan ayah...ok la bye take care 2 u 2..


****
jauhnnya nak pi beraya...rumah siapa pula kat kelantan tu...?awak pun pi sana jugak ke...?ok lah.take care.

zoct 10 2006
Jika belatimu tak begitu tajam untuk menembus jantung dan hatiku, pakailah belatiku yang baru saja ku asah...dan jika jantung dan hatiku telah terkoyak oleh belatiku sendiri, maka berjanjilah jantung dan hatiku menjadi yang terakhir....

Larut...

Larut

Mungkin aku pernah juga merasakan cinta..
Tapi tak pernah .. seindah ini
Mungkin aku juga pernah merasakan rindu
Tapi tak pernah .. sedalam ini
Mungkin kamu takkan pernah percaya ..
Bahwa sesungguhnya .. aku telah terjatuh….

KUAKUI AKU TELAH LARUT
LARUT KE DALAM .. KAMU .. YANG KU CINTAI….

oct 17 2006
hi~
saye byk dpt email dari relaxjap.
byk gak dpt email.......
tetanya-tanya..
awak penah putus cinta ke?
email2 tuh,awak buat sendiri ke?
lahir dr ati?

****
salams...hi kembali..
pernah putus...?emm biarla rahsia....heheheh..
jika menulis dari hati, apakah yang kan lahir...?

pinkroses oct 17 2006
Dirantai Digelangi Rindu

Shahdu malam berlagu sep

Mengiring rawan.. dalam taman hati
Gelisah menanti kau kembali
Manja menagih bujukan disisi.

Kerna desakan cintaku
Dirantai digelangi rindu
Sehinggakan diri sanggup mengalah
Kepada mu.

Dosamu ku anggapkan debu
Bisa diterbang angin yang lalu
Ku sedia memaafkanmu
Biarlah ku berparut seribu
Asal sembuh lukamu pahitku rasa madu....
Pulanglah oh kasihku ku rayu kepada mu

Janganlah diturutkan mainan perasaanmu
Serikanlah duniaku yang semakin tandus dan gersang
Dengan helaian senda gurauanmu duhai sayang

oct 17 2006
assalamulaikum wbt...

hi...apa citer...?dah kawin ke..sebok tengah bercinta sampai di lupa orang disini..majok..?kecik ati..?terasa..?tell me why...?
awak..kalo sudi sms saya no phone awak..baru ni hp saya software problem sume no hilang skali...kalo sudi la.
ok...Selamat Menyambut Lebaran bakal tiba.Take Care dear.


****
khabar baik
sape yg sibuk bercinta ya
awak gan dia kot (bukan main loving lg) emmmmmmm
saya mcm biasa aje
xpenah lupakan awak
selalu gi blog awak
baca nukilan awak dan hana...
cuma i mc xpuasa hingga raye
itukan anugerah ilahi
selamat berpuasa dan selamt hari raya


****
hehehehe pandai la tu...serkap jarang eh...?kalau iyepun tak posa jgnla fitnah kita yang posa ni....hahahaha...
awak minggu lepas saya tiba2 teringat kat awak...apa awak buat masa tu ye....saya kata dalam hati...'idup ke lagi dia...(heheheh lawak la..) tak saya kata kat manala awak skang ni...wat per...mcm mana awak...sihat ke awak...lama da awak tak sms saya...marah ke dia...bla..bla..bla..
awak wat ape kat saya...?mandrem eh...?heheheheh gurau la...
ok...awak jaga diri...jaga semua..


n'oct 20 2006
Tunggulah..... engkau akan faham juga nanti.
Engkau akan faham juga nanti apa yang ada
di dalam hatiku ini. Jangan engkau cuba lari
dari kenyataan ini kerana cinta kita bukan ilusi....
Kesedihan tak pernah membiarkan kebahagiaan datang, Sendirian ke hidup manusia, Padahal seringkali kita tak cukup waktu utk menikmatinya bersama, Begitu banyak rasa sakit dan kehilangan dalam hidupku, padahal hidup terlalu singkat untuk semua perasaan itu, Beruntunglah manusia yang tahu apa yang mereka cari, dan diberi cukup waktu untuk mencari, Kerana aku tak punya waktu untuk itu, Walaupun untuk sekadar mengetahui apa yang aku cari.......

Jangan Ada Benci

Jangan Ada Benci

Andainya ada di antara kita nanti
Berubah hala serta janji
Jangan ada benci
Suka dan duka dilalui
Jadikan kenangan di sudut hati

Andainya cita-cita tidak kesampaian
Ikatan murni terputus di pertengahan
Jangan dikesalkan
Jangan lantaran kegagalan
Kita saling berdendam saling bermusuhan

Ungkit-mengungkiti
Sakit-menyakiti
Memusnahkan diri

Kita harus tabah dan bersedia
Cekal hadapi kemungkinan yang tiba
Kadangkala yang berlaku
Di luar kemahuan kau dan aku

Di sudut hati

****
Assalamualaikum,moga sihat selalu..
em..suka lagu tu..senikatanye bagus...betul-betul mendidik hati kita ya...
jua peringatan buat kita..
jika akan sampai satu masa...
jika akan tiba saatnya...
hehehe...
tapi kita kan sahabat selamanya..
aku akan sayangi kamu selamanya..aku akan ingati kamu selamanya..aku akan merindui kamu selamanya...
insyaallah..
ingat tu walau kau sudah lupa...ingat tu walau kita tidak serasa,ingat tu walau berapa jauh kita..amin...
sayang...
semua gambar ni tak leh buka...
sayang...guna gambar ni dalam sharing photo kat yahoo...
sayang ...guna internet explorer la...
entah kenapa kelik gambar tu dan pabila di save semua kosong aja...
tak de gambar pun...
nak buat cam mana...
tak nampak gambar apa pun...
cuba tengok..kat balasan email...ni....
kalau ade tentu gambar akan keluar....
tapi tak nampak...kn...??
yang ni,...maaf saya aja ya...
tak leh save...
wassalam...


****
ok..nanti saya dapatkan yg mcm biasa pas sent kat awak...
senyap sunyi alam ari ni kan...?tak sudi berbicara...atau mencari ilham...
tahla....moga kamu sihat2 aja ye...tanpa msg...ada msg...tanpa berita...ada berita..
atau kemana-mana....seperti kita dengan Allah...bawalah badan kemana-mana
tinggalkan hati dengan Allah.


nov 6 2006
It breaks your heart to see the one you love is happywith someone else, but it's more painful to know thatthe one you love is unhappy with you.

One day you'll love me, the way I love you. One day you'll think of me the way I think of you. One day you'll miss me, the way I miss you. One day you'll cry for me, the way I cry for you.

I am not supposed to love you, I am not supposed to care, I am not supposed to live my life wishing you were there, I am not supposed to wonder where you are or what you do, I am sorry I cant help myself I fell in love with you.

Sometimes we let affection, go unspoken, Sometimes we let our love go unexpressed, Sometimes we can't find words to tell our feelings, Especially towards those we love the best.
Love knows no reasons, love knows no lies. Love defies all reasons, love has no eyes. But love is not blind, love sees but doesn't mind.

nov 6 2006

Tuesday, March 13, 2007

Tercipta Untukku..

Assalamualaikum wbt..

Abang, lirik lagu ini yang abang minta kan? Harapnya betul...Indah lirik dia.. Lagu dia baru sekali my dengar tak dapat nak hayati sepenuhnya..

TerciptaUntukku

menatap indahnya senyuman diwajahmu
membuat ku terdiam dan terpaku
mengerti akan hadirnya cinta
terindah saat kau peluk mesra tubuhku
banyak kata yang tak mampu kuungkapkan kepada dirimu

aku ingin engkau slalu hadir dan temani aku
disetiap langkah yang meyakiniku
kau tercipta untukku sepanjang hidupku
aku ingin engkau slalu hadir
dan temani aku disetiap langkah
yang meyakiniku kau tercipta untukku
meski waktu akan mampu memanggil seluruh ragaku
ku ingin kau tau kuslalu milikmu
yang mencintaimu sepanjang hidupku
aku ingin engkau slalu hadir
dan temani aku disetiap langkah yang meyakiniku
kau tercipta untukku
meski waktu akan mampu memanggil seluruh ragaku
ku ingin kau tau kuslalu milikmu yang mencintaimu

walaikumussalam wbt..
hi sayanggg....
tak tau apa yang tak kena kali ni...lirik lagi kali ni tak de berperenggan...terus
sepanjang-panjangnya...abang pun tak tau nak susun bait2 demi bait dia.
abang ada save dekat blog nanti my tolong tengok kalau ada masa sayang..
lepas tu save je dulu.


nov 16 2006
Alkisah ada seorang lelaki yang berusia lewat 50an dan bekerja sebagai CEO disebuah syarikat yang besar di KL...

Pada suatu hari tu... Boss ni memanggil la dia punya seketeri masuk ke ofisnya...seperti biasa seketerinya pun masukla...
Tolong buatkan saya surat untuk kita punya client...
Si Boss ni pun mula la cakap dia punya mukadimahnya. ..biasa la Boss...malas nak tulis... cakap punya cakap... Boss ni pun bangun... dan berjalan-jalan pusing-pusing meja sambil tangan masuk dalam poket seluar... 10 minit kemudian acara mengarang ayat pun habis... siseketeri pun mula bersuara...

Seketeri : Boss... pagi tadi kan ... masa saya nak datang ke Ofis...saya nampak pintu garage boss terbuka...

Boss : (Dalam keadaan kelam kabut) ye ke... tak apa,nanti saya call rumah... terima kasih...Si seketeri pun blah balik ke meja dia...
dan si Bosspun call rumah dia tanya wife dia...

Boss : Yang... tolong tengokkan garage rumah kita...pintu dia terbuka la...

Bini : Tak la bang... baru tadi saya tengok. mana ada terbuka...

Boss : Iye... terbuka.. cuba pergi tengok semula.

Bini : Tidakkkkk, tertutup... saya tahu la bang...

Boss : Pergi la tengok.. kalau tak terbuka macam mana orang boleh nampak?????

Bini : Okay la... okay la...

Setelah setengah jam kemudian... masa Boss ni tengah relek-relek. ..baru dia perasan yang zip seluar dia terbuka... (dah memang perangai dia tak suka pakai underware... ) maka nampaklah...mengelabahlah si Boss ni memikirkan mana macam nak cover malu kat seketeri diatu... dan petang yang sama juga...

Boss : Errr... tadi pagi masa you nampak garage I terbuka... ada tak you nampak BMW kat dalam tu?

Seketeri : Tak... yang I nampak cuma ada 'Mini Cooper'dengan dua tayar depannya pancit!!!!!. ..

nz'nov 16 200

baca...fahami...hayati...

emmm..ye la..awak cakap ja...bila datang sket ujian awak lari dari saya...awak jauh dari saya...awak tak peduli saya...dimana awak..?saya tercari2 ternanti...tapi awak tak kunjung tiba...rajuk..menjauh...menyepi...pada saya awak ada dimana...di ranting di dahan di lembah di padang ....saya pada awak...?tak de..?kalau awak ingat saya...awak tak menjauh dari saya...
awak..


saya tak minta apa2 dari awak...cuma jika awak blh seketika dok fahami..kalau awak tak sanggup jadi saya pun tak pa...tak yah.cuma fahami seketika....tapi kalau awak tak punya masa untuk memahaminya pun tak pe..saya tak marah.
jgnla sekejap awak mcm ni..sekejap awak ok..sekejap lagi awak sepi.saya malu je.walau awak kata,awak la tongkat saya..awak la bahu saya...tapi tak..ada tika awak biar saya sendiri...saya tercari mana tongkat saya...?mana bahu saya yang menopang..?mana...?mana..?
tah la wak..

saya tak tau kata apa...satu hari ni sekali pun awak tk sudi msg saya kan...?kenapa..?apa salah saya..?slalu hadir je bertanya khabar berita...?awak banyak benda dalam hidup ni blh menggembirakan kita...kehadiran seorang sahabat...yang memberi telinga utk mendengar...memberi bibir untuk saya tersenyum.....walau awak dimana2 saya rasa awak ada...ada je..tak pernah menjauh...kemana2...awak tak pernah tinggal..walau awak marah saya...walau awak rajuk dari saya..walau awak sepi dari saya...itulah keistimewaannya...tapi awak tak pernah tau kan..?awak tak pernah percaya kan..?

yang slalu awak kata...awak bukan siapa2...awak menumpang cuma...awak kata saya tak pernah ingat awak...awak kata awak malu cuma awak je teringat2..dan mcm2 lagi...bahagia la dgn hana...bla..bla...awak..awak dgn cara awak.....tiap manusia itu berbeza2...kita takkan dapat semua kebahagiaan/ketenangan dengan setiap seorang.sebab masing2 ada cara dia..kalau mcm tu takkan lahir pepatah 'rambut sama hitam,hati lain2'...apa maksud dia..?so..awak lain..dan orang lain lain.takkan sama.never!kalau ada persamaan pun sedikit not overall.

saya sakit hati bila awak cakap2 mcmtu..bukan sakit hati marah.bukan sakit hati benci.tapi sakit hati terasa.sebab awak tak pernah percaya saya.awak...kalau awak nak tau...saya ni jenis yang susah orang nak approach.bukan saya sombong tak.saya dgn hal saya.saya pun tak pandai nak ngorat2 orang.bila saya percaya awak..bila saya beri awak gambar saya..bermakna awak sebagian dari diri saya.saya susah nak percaya org.tapi bila saya beri kepercayaan sampai bila2 tapi sekali saya hilang kepercayaan.no more.

saya kuar dulu..sunyi arini tanpa satupun msg dari awak.awak tima kasih.tima kasih.walau awak mcm chipsmore..kadang ada slalu...kadang kejap2...kadang tak de lansung...tima kasih kerana sudi hadir mewarnai kanvas kehidupan saya...walau corak yang dilakar berbeza2...tetap bermakna buat diri saya.indah lakarannya...agung pemilikannya.saya terima ja...selain tu apa yang boleh saya buat..?perlukah saya menangisi nasib suratan takdir..?awak takkan pernah tau..awak takkan pernah dengar..tak pe wak..saya masih terus hidup je..walau luka..walau bahagia..walau ria...

salam dari kejauhan.



Assalamualaikummmm.
sayang...sayang..sayang..
***Aku ada untuk kamu...aku akan pergi tika kamu tidak mahu...aku akan menyayangi kamu di mana saja kamu...kerana aku ada di dalam hatimu. Senyumlah..kerana pertemuan yang lalu.


nov 27 2006

Aku..

yang kuhitung ialah sepiku
yang kuhitung ialah mimpiku
yang kuhitung ialah resahku
yang kuhitung ialah raguku

akan kuhitung setiamu
akan kuhitung janjimu
akan kuhimpun masa silamku
akan kuhimpun kenang-kenanganku

semuanya sirna
dihakis waktu.

Hidup adalah perjuangan.
Sekali ombak naik, sekali ombak turun,
kadang-kadang kita memukul dan kadang-kadang
kita pula terpukul. Aku perlu berani mengharungi lautan,
walau beratus kali aku kan karam.


nov 30 2006
Untuk Mu……

CINTA itu aneh, indah dan manis. Cinta juga membuat hidup penuh bermakna. Memberi kebebasan-

Kadang-kadang ingin dilaungkan agar cinta terus kekal selama-lamanya, namun air mata selalu menukarkan kegembiraan dan kebahagiaan tetapi menakjubkan, kerana cinta adalah sesuatu yang sukar ditafsirkan mustahil dapat dilihat atau dirasa tapi bila hati telah menyatakan sesuatu cinta,
Aneh tapi dapat digambarkan.


assalamualaikum wbt...

apa kahabar dirimu pagi ni..?maaf abang ke tempat meeting tadi tak dapat nak sent msg.tak de nak marah pape.cuma hp ni buat hal.nak call out tak boleh.sent msg pun tak boleh.entahlah rasanya dia da terkena virus tu.sebab kalau skrin biasa dia akan nampak mcm butterfly 1 hingga 5 seolah ada msg tapi bila kita buka tak de pape msg.geram memang la geram.abang amik masa lunch ni sekejap untuk write msg ni.boss tak ada dalam meeting arini.smalam dia ada.arini dia tak dapat ada boss dari us turun.diaorang sume pegi lunch.amik mkn buah dengan desert je tadi terus masuk semula ke bilik untuk write email ni.


dec 7 2006
assalamulaikum wbt..
awakkkkkkkkk....apa khabar...?sihat ka...?harapnya gitulah.sy biasa je.



wsm

terima kasih kerana awak masih ingat kat saya kawan lama awak
ingatkan dah ada yg baru
awak dah lupa kat kita
hp dah hilang lagi ke
xjwb msg i
atau.....



hehehehe...awak bukan hp hilang lagi...tapi kali ni jemari yang hilang...mlm tadi ngantuk sangat..tak boleh nak buka mata.siang seharian meeting.ingat pagi ni nak bls msg awak..hp buat hal lagi.ke cellcom buat hal.tak boleh sent msg.apapun saya harap awak sihat.camana keje ok?

ndec 7 2006
Duhai Bulan, malam ini aku kesepian lagi…. hati ini terus sayu mengingatimu…. apakah kau yang jauh disana, kesepian seperti aku…?

Ah! tentu tidak… kerana kau diatas sana sentiasa dikelilingi bintang-bintang yang sentiasa berkerlipan menerangi suram malammu.... dan aku disini hanyalah sang punggur yang menunggu saat untuk rebah ke bumi….

dec 9 2006

Kasih...

Kasih itu Cinta
Kasih itu Sabar
Kasih itu Murah Hati
Kasih itu Tidak Megahkan Diri
Kasih itu Tidak Berkesudahan
Kasih itu Suci

KASIH…..membuat kehidupan kita Indah, Ceria, Tawar, Hambar dan Pudar…. Kemahuan itu tidak dapat dibendung, keinginan itu tidak pantas dipujuk. Mulut mudah berkata tapi hati naluri payah menerima. Orang hanya tahu memujuk untuk mententeramkan kita tapi orang tidak tahu perasaan sebenar kita. Hanya orang yang mengalami yang mengerti.
Tapi hidup memang untuk orang lain. Kalau tidak dapat menghiburkan hati sendiri, sekurang-kurangnya dapat menghiburkan hati orang lain.

Ibarat memandang bulan, terlupa cahaya pelita di kamar. Seperti mahu berumah tanpa dinding, beratap langit….seperti mahu menghirup embun dan melupakan air di kali…..kalaulah sudah takdir hilang mentari di hujung langit, terbayarkah harga sekeping hati yang tidak mahu redha….? Sedang ia tetap kan pergi jua…..


dec 9 2006
Sekiranya ada rindu
masih lagi diriku memerlukannya
seperti malam merindukan bulan
Dan seperti siang tanpa cahayamu
assamualaikum n gmorning

ari ini satu kejutan jugak
xsangka u ada blog lain untuk menyimpan nukilan u
tahniah....
cuma??????????
siapa daddy siapa mummy dan siapa sicomel tu
blh story kan!
dannnnnnnnnn siapa sebenarnya nzh?



waalaikumussalam wbt..
siapa si comel...?kat mana u tengok...yang setau i...i la yang comel..hehehehe..sihat ka wak...sblm tido tak msg pun...?kalo tak le kongsi selimut...heheheh



gambar baby kat blog u
dan perkataan mummy, daddy
anak u ke?
cerita lah....
apa sebenarnya disebalik tabir kehidupan u
teringin nak tau
nanti mlm kita kongsi bantal kalu u citer... janji...



kongsi bantal ke kongsi .....hehehehe
kat blog tu kan memang ada word mummy daddy..
lama da tu...bulan dulu yang tinggalkan sang bayu...heheheh..
anak mana...?cuba ckp sket..mana ada..kat mana u tengok?


dec 12 2006
sayang...dah 2 hari langit menangis subuh hari sampaila ke malam...emmm...masa tu la rasa nak tarik2 selimut lagi kan...

anak itik dalam kolam..
dalam kolam ada berudu
daddy nak sampaikan salam
salam rindu mummy selalu.
Assalamualaikum wbt..

Kepangkuan yang diingati selalu... daddy yg chukkk ashammmm..lagi anje.
Bab yg terakhir tu memang tak dapat dinafikan... yg amat anje nya...
majok pun tuat... macam budak2...hehehehe daddy tumbuh tanduk dah ke?
hehehehe...daddy tak tumbuh tanduk...


Hmmmm... lama nya tak berbicara dialam cyber ni... menerusi email. Rindu untuk menerima berita dari ....... Apakah dia masih ? Hehehehe hanya tuan empunya badan yang tahu kan...
Kita ni sapa kan....


Ok la...Mummy pun tak tau nak coretkan apa2... Hari ni first day sekolah... BUSY GODZILLA! Sampai aje kat sekolah... parents punya la ramai... Isk..Isk.... rasa kelam kabut la plaknya... Sampaikan rasa nak makan tu tiada... My just minum air. Tghari baru ada selera nak makan... Selepas selesai kutip yuran sekolah la....


Bagaimana dgn daddy? Sibuk? Pssst... nanti mummy nak diary tau... ala yg lama pun tak apa. Kalau ada kalendar lagi bagus...

wokey...tak dapat yang baru dd bagi yang lama.yang lama punya dia tak kira stock lagi dah.

Ok la.. take care tau..
my pun same...jaga diri.....hehehehe...huhuhuhu....

Untukmu Sayang..

Salam...
My..saat ini dirimu lena-selenanya.....tetapi ingatlah selalu ada seorang insan yang selalu mengingatimu,akan sentiasa mengingatimu,tidak pernah terlupa mengingatimu...walau apa yang my fikir jangan dilupa insan disini.Lagu ini jika dy dengar2 penuh ertinya pada kita berdua...ada tikanya tak sedar air mata ini menitis tanpa disedari bila dengar lagu ni...
jika ada masa my tolong buat senikata yang dy sent kan ini letak kat tempat permenant dalam blog.dan lagu ni bagi untuk latar belakang dia.

Dengan Atau Tanpamu

Kaku disatu cinta
Cinta melirikan lara
Gerak kerinduan
Sendiri tanpamu
Kadang menusukkan jiwaku

Namun aku tetap tega jua
Lalu ku tempuhi semuanya
Cinta luhur digilap menjadi cahaya
Dengan mu hidup lebih bermakna

Keyakinanku pun semakin bertambah
Semakin mudah kaki mengatur langkah
Rasa tepatnya pilih hidup bersama denganmu

Sebelum terjatuh sakitnya tak tertanggung
Atau kemungkinan langit esok mendung
Dibawah langit yang terbuka
Ku mohon rahmat Tuhan Yang Esa

Kalau ditakdirkan aku harus berhadapan
Berakhirnya suatu ikatan
Akan aku relakan pada perpisahan
Nyawa berpisah dari badan

Kalau ditakdirkan berakhir dipertengahan
Suratan sebuah percintaan
Sanggup aku menahan
Pedih perpisahan
Walau menghiris perasaan
Sakitnya biar aku rasakan